| Prestasi di Bulan Suci |
|
|
| Written by Administrator | |||
| Thursday, 28 August 2008 | |||
Kata 'ibadah' tentunya memiliki makna yang luas, tidak hanya shalat, zakat, puasa, haji saja tetapi segenap bidang kehidupan manusia, termasuk di dalamnya bekerja mencari nafkah, semuanya merupakan ibadah. Sering kita melihat banyak profesional yang mengurangi aktifitas bekerjanya pada Bulan Ramadhan dengan alasan sedang menjalankan shaum. Padahal justru kesempatan di Bulan Ramadhan adalah kesempatan emas untuk memadukan etos kerja dan ibadah. Siang hari giat bekerja, dan malam harinya tekun dan khusyu'. Paduan langkah dunia dan langkah akhirat tersebut, bisa membuat kita merasakan kondisi keistimewaan kehidupan yang prima dan tentunya, rahmat Allah akan selalu menyertai langkah kita. Sesungguhnya Ramadhan mengajarkan kepada kita untuk memanfaatkan kesempatan atau waktu. Kalau Orang Barat bilang “waktu adalah uang”, orang muslim punya pedoman di Al Qur'an “waktu adalah kesempatan, kesempatan adalah karunia”. Allah berfirman “Sesungguhnya, jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat Allah), maka pasati adzab-Ku sangat berat (TQS Ibrahim [14]: 7) Sering kita melihat sebagian besar umat muslim memanfaatkan waktu di bulan Ramadhan untuk kegiatan non added value activity atau aktifitas tak bemanfaat. Contoh: para professional mengurangi volume dan waktu kerja, para ibu-ibu lebih sibuk mempersiapkan belanjaan daripada mengaji, para remaja lebih sibuk ngabuburit sambil mejeng daripada belajar meningkatkan potensi diri. Sering tugas-tugas atau job-job di tempat kerja kita tertunda atau menggantung karena dalih yang mengatasnamakan shaum. Sangat sayang sebetulnya, suatu kesempatan bisa hilang atau tertunda dan karunia Allah berlalu dengan sia-sia. Untuk memanfaatkan kesempatan di Bulan Ramadhan ini, mari kita padukan ibadah dunia dan akhirat. Mengerjakan ibadah ritual Ramadhan dengan semangat spiritual penuh, mengerjakan aktifitas dunia dengan etos kerja yang tinggi dengan niat ibadah dan semangat spiritual hingga kita berprestasi di bidang keahlian masing-masing. Contohnya: Amir adalah ahli komputer dan ahli komputer itu adalah Amir. Ahmad, SH adalah hakim yang bagus dan hakim bagus itu adalah Ahmad, SH. Nah itulah bila kita mau memadukan ibadah, aktifitas dunia dan akhirat dengan etos yang tinggi dan bulan Ramadhan adalah start awalnya hingga kita menjadi insan-insan yang produktif yang disayang oleh Allah SWT. Oleh : Sigit Marbangun - Industrial Specialist Application PT. Festo Senin, 15 Syawal 1427 H |
|||
| Last Updated ( Tuesday, 26 May 2009 ) | |||
| < Prev | Next > |
|---|








